Buku
Postmodernisme: Teori dan Metode
Persoalan dunia yang terfragmentasi, ambigu, tidak menentu, kaburnya batas antara realitas dengan citraan, lenturnya batas-batas antar budaya, munculnya fenomena virtual (ekonomi virtual, politik virtual dll) dan sebagainya, inilah fenomena sosial-budaya baru kekinian-yang kerap juga disebut sebagai karakteristik kebudayaan postmodern. Dilatarbelakangi oleh perubahan fenomena sosial-budaya kekinian yang sudah jauh berbeda dengan era sebelumnya, maka tidak sedikit para filsuf dan ilmuwan menganjurkan agar adanya pergantian paradigma sebab paradigma lama (positivisme, struktrualisme, marxisme dll) tidak lagi memadai untuk memahami fenomena sosial-budaya kekinian itu.
| B0304MH | 149.97 AKH p | Perpus FH Rak (D-4) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain